6 Komponen Sistem Database

6 Komponen Sistem Database

Sistem database terdapat komponen-komponen utama yaitu perangkat keras (hardware), sistem operasi (operating system), basis data (database), program aplikasi (application program), DBMS (Database Management System), dan pengguna (user).

 

1. Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras (hardware) yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem database adalah komputer untuk sistem stand alone, sistem jaringan (network), memori sekunder yang online (harddisk), memori sekunder yang offline (disk), dan perangkat komunikasi untuk jaringan.

 

2. Sistem Operasi (Operating System)

Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer, pengelolaan file, dan lain-lain. Program pengelola basis data akan aktif (running) jika sistem operasi yang dikehendaki sesuai. Sistem operasi yang biasa digunakan Microsoft DOS, Microsoft Windows, UNIX, LINUX, Mac OS, dan lain-lain.

 

3. Basis Data (Database)

Basis data (database) merupakan koleksi dari data yang terorganisasi dengan cara sedemikian rupa sehingga data tersebut mudah disimpan dan dimanipulasi. Sebuah sistem database dapat memiliki beberapa database. Setiap database dapat memiliki sejumlah objek database seperti table, indeks, dan lain-lain.  

 

4. DBMS (Database Management System)

Database Management System (DBMS) merupakan kumpulan program aplikasi yang digunakan untuk membuat dan mengelola database. DBMS berisi suatu koleksi data dan set program untuk mengakses data. DBMS meruakan perangkat lunak (software) yang menentukan bagaimana data tersebut diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Perangkat lunak ini juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pengguna data bersama, dan konsistensi data. Perangkat lunak yang termasuk kedalam DBMS diantaranya: Microsoft Access, SQL Server, MySQL atau MySQLi, DB2, Oracle, PostgreSQL, SQLite, Mongo DB, dan Maria DB.  

 

5. Pengguna (User)

Terdapat beberapa tipe users atau pengguna pada sistem database, berdasarkan cara mereka berinteraksi pada basis data, diantaranya program aplikasi, pengguna mahir, pengguna umum, dan pengguna khusus.

 

5.1 Programmer Aplikasi

Programmer aplikasi adalah pengguna yang berinteraksi dengan database melalui DML (Data Manipulation Language), yang disertakan dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk (seperti pascal, cobol, clipper, dan lain-lain).

 

5.2 User Mahir

User mahir adalah pengguna yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Pengguna menggunakan query (bahasa standard yang digunakan oleh setiap DBMS) untuk mengakses data.

 

5.3 User Umum

User umum adalah pengguna yang berinteraksi dengan sistem database melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen yang ditulis atau disediakan sebelumnya.

 

5.4 User Khusus

User khusus adalah pengguna yang menulis aplikasi database non konvensional untuk keperluan khusus, seperti untuk aplikasi sistem pakar, dan lain-lain.

 

6. Administrator Database

Suatu lingkup database seharusnya memiliki satu orang atau kelompok orang pada bagian struktur database untuk menangani administrasi database yang biasa disebut administrator database atau Database Administrator (DBA). Administrator database adalah orang yang bertanggung jawab dan bekerja sama dengan analisis sistem dan user-user lain guna melengkapi berbagai macam tugas seperti pendefinisian data, pemodelan data, desain database, serta menjamin kerahasian integritas data.

 

Itulah pembahasan tentang 6 komponen sistem database, jangan lupa share siapa tahu artikel ini bermanfaat untuk teman Anda.

Share:



Komentar (0)

Leave a Comment