Konfigurasi Dasar Codeigniter

Konfigurasi Dasar Codeigniter

Konfigurasi dasar pada Codeigniter merupakan point penting dalam membangun website dengan codeigniter. Anda tidak bisa membuat website dengan Codeigniter jika anda tidak memahami konfigurasi dasar ini.

Folder application/config berisi file-file configurasi Codeigniter. File-file ini akan mempengaruhi kerja codeigniter. Untuk memberikan gambaran penggunaan file-file configurasi Codeigniter.

 

1. Config.php

File config.php berisi konfigurasi utama dari aplikasi yang sedang dibuat. Pada dasarnya config.php berisi definisi variabel bernama $config. Variabel ini bertipe “associative array” dan memiliki index/key untuk masing-masing itemnya. Nama-nama index key tersebut menggambarkan data apa yang ditampungnya. Ada banyak item di config.php namum kita hanya akan membahas satu saja yaitu base_url.

 

Base_url digunakan untuk mendefinisikan url website/aplikasi yang kita buat. Base_url ini merupakan url dasar dari suatu aplikasi berbasis web misalnya www.apple.com atau www.codeigniter.com.

 

Untuk mengatur base_url, silahkan buka file config.php yang ada di dalam folder application/config dan cari kode seperti berikut:

$config['base_url'] = '';

 

Lalu ubah menjadi seperti ini:

$config['base_url'] = 'http://localhost/coba/';

“coba” merupakan nama folder paket Codeigniter yang sudah dilakukan instalasi. Jika anda belum paham bagaimana instalasi codeigniter silahkan baca artikel sebelumnya disini, sedangkan localhost merupakan default server lokal. Nah, base_url ini akan diganti dengan nama domain saat anda mengonlinekan website/aplikasi yang telah anda buat.

 

2. Autoload.php

Konfiguasi berikutnya yang perlu anda atur adalah autoload.php. konfigurasi ini bertujuan untuk menentukan sumber daya apa yang akan diload (dijalankan) secara otomatis. Cara penggunaannya sederhana, misalnya kita ingin meload library database, pagination dan lain-lain secara otomatis maka kita tinggal mengubah

$autoload['libraries'] = array();

 

Menjadi

$autoload['libraries'] = array('database', 'pagination');

 

Atau anda juga mau meload beberapa helper secara otomatis maka kita tinggal mengubah

$autoload['helper'] = array();

 

Menjadi

$autoload['helper'] = array('url', 'file');

 

3. Database.php

File database.php berisi semua informasi yang diperlukan untuk berhubungan dengan database. Ada 4 item utama yang perlu didefinisikan di database.php, yaitu hostname, username, password, dan database (nama database) adapun contoh pengaturannya buka file database.php yang ada dalam folder application/config  dan cari kode seperti berikut:

$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = '';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = '';
$db['default']['dbdriver'] = 'mysqli';

 

Silahkan atur sesuai dengan database yang telah anda buat contoh:

$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'root';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = 'db_coba';
$db['default']['dbdriver'] = 'mysqli';

Ok, sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat.!

Share:



Komentar (0)

Leave a Comment