Berikan support Anda dengan cara mentrakteer saya kopi!

Trakteer Sekarang.!

Search dan Pagination dengan Node JS, Express, React JS, dan MySQL (100K DATA)

Search dan Pagination dengan Node JS, Express, React JS, dan MySQL (100K DATA)

Pada tutorial ini Anda akan belajar bagaimana membuat search dan pagination menggunakan node.js, express, MySQL, dan React JS.

Tidak hanya itu,

Anda juga akan belajar bagaimana mengoptimalkan pagination, sehingga performa aplikasi kita akan sangat cepat meskipun dengan jumlah data yang sangat banyak.

Selain itu, Anda juga akan belajar menggunakan Bulma CSS untuk style pada frontend.

Dengan demikian, aplikasi yang dibangun menjadi lebih user friendly dengan user interface (UI) yang elegan dan responsif.

Ini bukan tutorial untuk pemula,

Jika Anda seorang pemula di node.js express, saya sarankan Anda terlebih dahulu mempelajari “Tutorial Express Js Untuk Pemula”.

Dan jika Anda pemula di React JS, saya sarankan Anda terlebih dahulu mempelajari “Tutorial React Js Untuk Pemula”.

Mari kita mulai.

 

#1. Install Express, MySQL2, Nodemon, dan Cors

Buat sebuah folder di komputer Anda, di sini saya beri nama “pagination”.

Jika Anda membuat folder dengan nama yang sama, itu lebih baik.

Anda bebas membuatnya di manapun, baik di C, D, ataupun di Desktop.

Kemudian buka folder “pagination” tersebut menggunakan code editor, disini saya menggunakan Visual Studio Code.

Saya juga menyarankan Anda untuk menggunakan Visual Studio Code.

Anda dapat mendownload Visual Studio Code pada link berikut, kemudian install di komputer Anda:

https://code.visualstudio.com/

Setelah folder “pagination” ter-open menggunakan Visual Studio Code, buat sebuah sub folder bernama “backend” di dalam folder “pagination”.

Selanjutnya, buka terminal pada Visual Studio Code. Kemudian, masuk ke folder “backend” dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

cd backend

Setelah itu, ketikkan perintah berikut pada terminal untuk membuat file “package.json”:

npm init -y

Selanjutnya, install express, mysql2, sequelize dan cors dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

npm i express mysql2 sequelize cors

Selanjutnya, install nodemon secara global dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

npm install -g nodemon

Selanjutnya, tambahkan kode berikut pada file “package.json”:

"type": "module",

Sehingga file “package.json” terlihat menjadi seperti berikut:

{
  "name": "backend",
  "version": "1.0.0",
  "description": "",
  "type": "module",
  "main": "index.js",
  "scripts": {
    "test": "echo "Error: no test specified" && exit 1"
  },
  "keywords": [],
  "author": "",
  "license": "ISC",
  "dependencies": {
    "cors": "^2.8.5",
    "express": "^4.18.1",
    "mysql2": "^2.3.3",
    "sequelize": "^6.20.1"
  }
}

Hal ini bertujuan agar kita dapat menggunakan ES6 Module Syntax untuk export dan import module.

 

#2. Buat database

Untuk dapat menggunakan MySQL, Anda perlu menginstall XAMPP, WAMP, MAMP, atau software sejenisnya.

Pada tutorial ini, saya menggunakan XAMPP.

Kemudian buat database baru pada MySQL, Anda dapat menggunakan tools seperti SQLyog, PHPMyAdmin atau sejenisnya.

Disini saya membuat database dengan nama “paginate_db”.

Jika Anda membuat database dengan nama yang sama, itu lebih baik.

Untuk  membuat database pada MySQL, dapat dilakukan dengan mengeksekusi query berikut:

CREATE DATABASE paginate_db;

Perintah SQL diatas akan membuat sebuah database dengan nama “paginate_db”.

 

#3. Struktur Aplikasi

Agar aplikasi lebih terstruktur rapi, kita akan menerapkan pola MVC (Model-View-Controllers).

Buat folder “config”, “controllers”, “models”, dan “routes” di dalam folder “backend”.

Kemudian buat file “Database.js” di dalam folder “config”, buat file “UserController.js” di dalam folder “controllers”, buat file “UserModel.js” di dalam folder “models”, buat file “UserRoutes.js” di dalam folder “routes”, dan buat file “index.js” di dalam folder “backend”.

Perhatikan gambar berikut untuk lebih jelasnya:

struktur folder

 

#4. Connect ke Database

Buka file “Database.js” yang terdapat pada folder “config”, kemudian ketikan kode berikut:

import {Sequelize} from "sequelize";

const db = new Sequelize('paginate_db','root','',{
    host: 'localhost',
    dialect: 'mysql'
});

export default db;

 

#5. Models

Buka file model “UserModel.js” yang terdapat pada folder “models”, kemudian ketikan kode berikut:

import {Sequelize} from "sequelize";
import db from "../config/Database.js";

const {DataTypes} = Sequelize;

const User = db.define('users',{
    name: DataTypes.STRING,
    email: DataTypes.STRING,
    gender: DataTypes.STRING
},{
    freezeTableName: true
});

export default User;

(async()=>{
    await db.sync();
})();

 

#6. Controllers

Buka file controller “UserController.js” yang terdapat pada folder “controllers”, kemudian ketikan kode berikut:

import User from "../models/UserModel.js";
import {Op} from "sequelize";

export const getUsers = async(req, res) =>{
    const page = parseInt(req.query.page) || 0;
    const limit = parseInt(req.query.limit) || 10;
    const search = req.query.search_query || "";
    const offset = limit * page;
    const totalRows = await User.count({
        where:{
            [Op.or]: [{name:{
                [Op.like]: '%'+search+'%'
            }}, {email:{
                [Op.like]: '%'+search+'%'
            }}]
        }
    }); 
    const totalPage = Math.ceil(totalRows / limit);
    const result = await User.findAll({
        where:{
            [Op.or]: [{name:{
                [Op.like]: '%'+search+'%'
            }}, {email:{
                [Op.like]: '%'+search+'%'
            }}]
        },
        offset: offset,
        limit: limit,
        order:[
            ['id', 'DESC']
        ]
    });
    res.json({
        result: result,
        page: page,
        limit: limit,
        totalRows: totalRows,
        totalPage: totalPage
    });
}

 

#7. Routes

Buka file “UserRoutes.js” yang terdapat pada folder “routes”, kemudian ketikan kode berikut:

import express from "express";
import { getUsers } from "../controllers/UserController.js";

const router = express.Router();

router.get('/users', getUsers);

export default router;

 

#8. Entry Point

Buka file “index.js” yang terdapat pada folder “backend”, kemudian ketikan kode berikut:

import express from "express";
import cors from "cors";
import UserRoutes from "./routes/UserRoutes.js";

const app = express();
app.use(cors());
app.use(express.json());
app.use(UserRoutes);

app.listen('5000', ()=> console.log('Server up and Running...'));

Kemudian jalankan aplikasi dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

nodemon index

Jika berjalan dengan baik, maka akan terlihat seperti gambar berikut:

nodemon index

 

#9. Insert Data

Kemudian insert beberapa data pada table “users”.

Disini saya telah memiliki 100 ribu data yang bisa Anda download di Source Codenya DI SINI yaitu pada file “users.sql”.

Kemudian import ke dalam table “users”.
Anda dapat menggunakan tools seperti SQL Yog atau tools sejenisnya untuk import data.

Sampai disini Anda telah selesai membuat “backend”.

Untuk memastikan backend berjalan dengan baik, Anda dapat menggunakan POSTMAN atau extensions REST Client pada VS Code untuk melakukan pengujian.

 

#10. Front-End

Untuk front-end, saya akan menggunakan React JS.

Untuk membuat project react js, dapat dilakukan dengan banyak cara. Akan tetapi cara yang paling mudah adalah “create react app”.

Buka new terminal dan buat project react baru dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

npx create-react-app frontend

Dan pastikan Anda berada di folder “pagination”, seperti gambar berikut:

create react app

Jika instalasi selesai, maka akan terdapat folder “frontend” di dalam folder “pagination”.

Sehingga di dalam folder “pagination” terdapat dua folder yaitu: “backend” dan “frontend” seperti gambar berikut:

folder

Folder “backend” merupakan folder aplikasi yang dibangun sebelumnya menggunakan node.js express, sedangkan “frontend” merupakan folder aplikasi yang dibuat menggunakan React JS.

Selanjutnya, masuk kedalam folder “frontend” dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

cd frontend

Setelah itu, install react-paginate, axios, dan bulma dengan mengetikan perintah berikut pada terminal:

npm i react-paginate axios bulma

Setelah instalasi selesai, dan untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik, ketikan perintah berikut untuk menjalankan project:

npm start

Jika berjalan dengan baik, maka akan tampil seperti gambar berikut:

npm start

 

#11. Components

Buat sebuah folder bernama “components” di dalam folder “frontend/src”.

Kemudian, buat file components “UserList.js” pada folder “frontend/src/components”.

Seperti gambar berikut:

components

Kemudian buka file “UserList.js” dan ketikan kode berikut:

import React, { useState, useEffect } from "react";
import axios from "axios";
import ReactPaginate from "react-paginate";

const UserList = () => {
  const [users, setUsers] = useState([]);
  const [page, setPage] = useState(0);
  const [limit, setLimit] = useState(10);
  const [pages, setPages] = useState(0);
  const [rows, setRows] = useState(0);
  const [keyword, setKeyword] = useState("");
  const [query, setQuery] = useState("");
  const [msg, setMsg] = useState("");

  useEffect(() => {
    getUsers();
  }, [page, keyword]);

  const getUsers = async () => {
    const response = await axios.get(
      `http://localhost:5000/users?search_query=${keyword}&page=${page}&limit=${limit}`
    );
    setUsers(response.data.result);
    setPage(response.data.page);
    setPages(response.data.totalPage);
    setRows(response.data.totalRows);
  };

  const changePage = ({ selected }) => {
    setPage(selected);
    if (selected === 9) {
      setMsg(
        "Jika tidak menemukan data yang Anda cari, silahkan cari data dengan kata kunci spesifik!"
      );
    } else {
      setMsg("");
    }
  };

  const searchData = (e) => {
    e.preventDefault();
    setPage(0);
    setMsg("");
    setKeyword(query);
  };

  return (
    <div className="container mt-5">
      <div className="columns">
        <div className="column is-centered">
          <form onSubmit={searchData}>
            <div className="field has-addons">
              <div className="control is-expanded">
                <input
                  type="text"
                  className="input"
                  value={query}
                  onChange={(e) => setQuery(e.target.value)}
                  placeholder="Find something here..."
                />
              </div>
              <div className="control">
                <button type="submit" className="button is-info">
                  Search
                </button>
              </div>
            </div>
          </form>
          <table className="table is-striped is-bordered is-fullwidth mt-2">
            <thead>
              <tr>
                <th>ID</th>
                <th>Name</th>
                <th>Email</th>
                <th>Gender</th>
              </tr>
            </thead>
            <tbody>
              {users.map((user) => (
                <tr key={user.id}>
                  <td>{user.id}</td>
                  <td>{user.name}</td>
                  <td>{user.email}</td>
                  <td>{user.gender}</td>
                </tr>
              ))}
            </tbody>
          </table>
          <p>
            Total Rows: {rows} Page: {rows ? page + 1 : 0} of {pages}
          </p>
          <p className="has-text-centered has-text-danger">{msg}</p>
          <nav
            className="pagination is-centered"
            key={rows}
            role="navigation"
            aria-label="pagination"
          >
            <ReactPaginate
              previousLabel={"< Prev"}
              nextLabel={"Next >"}
              pageCount={Math.min(10, pages)}
              onPageChange={changePage}
              containerClassName={"pagination-list"}
              pageLinkClassName={"pagination-link"}
              previousLinkClassName={"pagination-previous"}
              nextLinkClassName={"pagination-next"}
              activeLinkClassName={"pagination-link is-current"}
              disabledLinkClassName={"pagination-link is-disabled"}
            />
          </nav>
        </div>
      </div>
    </div>
  );
};

export default UserList;

 

#12. App.js

Buka file “App.js” pada folder “frontend/src”, kemudian ubah menjadi seperti berikut:

import UserList from "./components/UserList";

function App() {
  return (
    <div>
      <UserList/>
    </div>
  );
}

export default App;

 

#13. index.js

Buka file “index.js” pada folder “frontend/src”, kemudian ubah menjadi seperti berikut:

import React from 'react';
import ReactDOM from 'react-dom/client';
import App from './App';
import "bulma/css/bulma.css";

const root = ReactDOM.createRoot(document.getElementById('root'));
root.render(
  <React.StrictMode>
    <App />
  </React.StrictMode>
);

 

#14. Testing

Buka browser Anda dan kunjungi URL berikut:

http://localhost:3000

Jika berjalan dengan baik, maka akan terlihat seperti gambar berikut:

user list

Klik “Next >” beralih ke page selanjutnya atau kita bisa cari data berdasarkan kata kunci tertentu seperti gambar berikut:

search

 

Kesimpulan:

Pembahasan kali ini adalah bagaimana membuat search dan pagination menggunakan node.js, express, mysql dan React JS.

Tidak hanya itu, Anda juga telah belajar bagaimana mengoptimalkan pagination untuk meningkatkan performa pagination untuk jumlah data yang sangat banyak.

Jadi tunggu apalagi, Let’s coding!

Dapatkan diskon 75% paket hosting dan gratis domain + extra diskon 5% dengan menggunakan kupon: MFIKRI

Order Sekarang.!
Download Source Code (Back-End) Download Source Code (Front-End)
Niagahoster Niagahoster

Komentar (0)

Leave a Comment